Nikmatnya Belah durian Seorang Gadis

Siang itu di rumah pak Tarman tampak sangat sepi, Hanya ada seorang gadis bernama ratih sedang duduk sendirian di teras rumahnya, agaknya ratih gelisah karena tinggal sendirian di rumah, untuk menghilangkan rasa kejenuhan ratih memutar MP3 di HP Sony Ericsson kesangannya, ia menatap layar ponselnya sesaat lelu jreeeeng….!! sebuah lagu terdengar merdu, paras ratihpun seketika berseri lalu mulutnya yang unyu-unyu itu ikutan komat-kamit mengikuti alunan vokal lagu Favoritnya,

Ratih terus bersenandung ria dengan musik-musik kesukaannya hingga beberapa lagu sudah di putarnya,

Selang beberapa menit kemudian datang seorang pemuda yang masih tetangga ratih sendiri, tentu saja ratih tak merasa curiga karena hampir tiap hari ketemu,
pemuda bernama Bagas itu langsung duduk bersebelahan dengan ratih,
“Wow! keren nih suara MP3 mu..” Puji bagas serius
“Pasti dong Sony Ericsson Gitu loh” Tukas ratih bangga,
“Waaaah memang tuh sudah terkenal ke penjuru dunia kalau HP Sony ericsson terkenal akan suara MP3 nya yang begitu prima..” Puji Bagas,

Tiba-tiba cuaca siang itu mendadak mendung dan angin bertiup awalnya hanya sepoy-sepoy.. , mendung hitam padat menutupi sang mentari hingga siang yang cerah mendadak berasa mau mangrib, padahal jam masih menunjukkan pukul 2 sekian menit, agaknya akan terjadi hujan deras, gerimis sudah mulai jatuhkan butiran-butiran air di sana-sini walau jaraknya jarang-jarang, mendung hitam yang seakan marah itu terus-menerus bergulung-gulung di angkasa tak hanya itu sambaran-sambaran kilat yang berujung suara glegar petir membuat ratih dan bagas ketakutan mereka berhamburan masuk ke rumah dengan cepat menutup pintu,

Bagas kembali membuka pintu, ratih buru-buru menarik lengan bagas,
“Bang jangan pulang dulu temani Ratih, ratih takut nih di rumah sendiri lagiankan mau turun hujan…..” Rengek ratih manja.
“Ya deh..! Abang…….” Bagas tak dapat meneruskan ucapannya karena kaget oleh suara petir cukup keras, Begitupun ratih kaget bukan kepalang dengan spontanitasnya ratih memeluk Bagas, bagas membiarkan ratih memeluknya, namun ratih segera melepas pelukannya dengan paras malu-malu tapi senang juga, kemudian juhanpun resmi turun sangat lebat,

Didalam rumah berdua ratih dan bagas mereka hanya sesekali saling bicara, kemudian saling diam, Setelah cukup lama mereka berdua saling diam sementara hujan di luar sana masih tancap gas,
Ratih melirik bagas agaknya bagas memebri kesan dingin hingga ratih mulai unujuk bicara,
“Dingin ya bang..?” Tanya ratih dengan suara sedikit lebih keras,
“Ya nih abis hujan lebat di tambah angin kencang” jawab bagas jujur,
Ratih tampak tersenyum menggoda matanya yang terus memandangi bagas, Kemudian ratih berbisik ke telinga bagas,
“Abang suka nggak sama duren ratih…?” bisik ratih menggoda.

Bagat Tampak antusias sembari senyum mengembang di bibirnya.
“Serius nih..?” bagas balik tanya.
“Serius dong bang, Abang mau belah sekarang…?” tanya ratih sambil terus sunggingkan senyum manis mempesona,
“Boleh boleh, Tapi………?!” bagas tampak ragu
“Ah udah deh bang ayok…. ” Ratih menarik tangan bagas di ajak masuk ke kamar,
Tapi bagas jadi bingung “Ini kamar apa dapur sih..?” begitu batin bagas setelah berada didalam kamar ratih,
bagas memang satu kampung dengan ratih namun bagas belum pernah masuk ke rumah ratih selain ruang depan,
“Ratih siapin air di ember ya bang soalnya nanti pasti blepotan..” kata ratih
ratih menyiapkan air di ember kemudian tak lupa lap tisue,
Kemudian ratih jongkok tangannya nerogoh ke suatu tempat agak lama, sementara bagas berdiri sejak tadi memandangi ratih,

Ratih menarik tangannya dan….
“Nah ini bang duren ratih yang ratih simpan di bawah kolong, silakan di belah bang ini duren pasti manis,” Ratih memberikan dua buah durien kepada bagas,
“Wah besar-besar sekali durenmu, mengapa yang di jual tepi jalan itu kecil-kecil…?” Tanya bagas, tapi sayang ratih pergi ke ruang depan bagas clingukan kemudian cuek ia malah terus asyik menikmati duren ratih dan “Wah busyet.. nikmat bener nih durien, Hahahaha (Gelengkan kepala) Benar kata orang, belah durien gadis memang nikmat, beda dengan durien yang ada di pasar Hahahah Mantaaaaaap…!!!!!!!!!!!!”

Iklan

Posted on 14 November 2012, in Unik and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: