Pria Sebenarnya Tak Bisa Bedakan Mana Perawan dan Tidak Perawan

Jakarta : Bupati Garut Aceng HM Fikri beralasan dirinya tertipu dengan istri singkatnya Fani Oktora soal status gadisnya. Padahal secara umum pria sulit membedakan apakah wanita itu masih perawan atau tidak.

Dokter Andrologi dan Seksologi Profesor Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS mengatakan, definisi perawan itu sebenarnya tidak atau sudah melakukan hubungan seksual.

“Kalau pernah bukan perawan, kalau belum masih perawan. Lantas bisa nggak orang memeriksanya? Itu nggak akan bisa,” jelas Wimpie.

Hubungan seks saat malam pertama harus berdarah juga tidak selalu terjadi. Wanita tidak akan berdarah jika saja sang pria bisa membuatnya terangsang. “Tapi kalau dipaksa, takut dan tidak terangsang akan keluar darah,” ujarnya.

Wanita juga bisa tak berdarah di seks pertamanya kalau sering melakukan masturbasi baik itu dengan memasukkan jarinya atau dengan alat.
Wimpie mengatakan, pria hanya bisa membedakan wanita itu masih perawan atau tidak dari perubahan tubuh sang wanita. Biasanya, wanita yang sudah menikah dan
melahirkan bentuk tubuhnya akan berubah.

Wimpie menyadari, wanita pada zaman dulu sering mengeluarkan bercak darah karena banyak kasus pernikahan yang dipaksa. Belum lagi kedua pasangan yang menikah
tidak pernah bertemu sehingga saat malam pertama tiba muncul rasa takut dan tidak rileks.

“Masalah selaput dara robek atau tidak, bukan hanya karena seks. Kalau wanita itu melakukan masturbasi dengan jari atau alat bisa juga robek. Bagaimana mau membedakan antara hubungan seks dengan yang pakai alat,” tanyanya.

Menurut Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana itu, pria sebenarnya hanya bisa melihat pria itu pernah atau belum berhubungan seks hanya dari reaksi sang wanita.
“Misalnya belum pernah, pasti ngga ngerti apa-apa, bagaimana goyangnya, mengubah posisi, dan lain-lain. Tapi kalau pengalaman reaksinya bisa dilihat dia gampang bolak-balik. Tapi bisa susah juga kalau wanitanya jago akting,” pungkasnya.

Aceng Fikri menikahi Fani Oktora pada 16 Juli 2012 lalu secara siri. Namun 4 hari kemudian Aceng menceraikan Fani lewat SMS. Aceng beralasan perempuan berusia 18 tahun tersebut sudah tidak perawan lagi saat malam pertama. Aceng juga menyebut kasusnya itu bermuatan politik.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Iklan

Posted on 5 Desember 2012, in Peristiwa and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: