Ini Dia 29 Pelacur Tobat diwisuda Surabaya

Usai mendapat pelatihan dari lembaga sosial, Yayasan Sentuhan Kasih Bangsa (YSKB), sekitar 29 pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Bangunsari, Jawa Timur, mengaku tobat.

Mereka berhenti menjajakan cinta dan ingin mencari nafkah dengan cara halal.

Menurut Ketua YSKB Lianggono Tejo Buntoro, upaya yang dilakukan oleh pihaknya tidak akan berbuah hasil, jika pemerintah tidak ikut berperan aktif.

“Selain apa yang kami lakukan untuk mereka (PSK), juga ada upaya dari Pemkot Surabaya dan Pemrov Jatim untuk menghentikan pelacuran di sejumlah tempat di Surabaya,” terang dia
di sela acara wisuda sejumlah PSK dalam Program Pengetasan Alih Profesi dan Mucikari di Surabaya, Jumat (7/12).

Lianggono juga mengatakan, sebelum para PSK di Bangunsari ini menjalani pertaubatannya, mereka terlebih dahulu melewati empat kali pelatihan di bulan November lalu.

“Sebenarnya ada 57 PSK yang mengikuti pelatihan dan berhasil lulus. Namun, baru ada 29 orang yang menyatakan tobat dan akan berhenti sebagai PSK,” kata Lianggono.

Meski demikian, pihak YSKB tidak semerta-merta membiarkan ke 29 PSK tersebut sendirian. Lianggono mengaku kalau pihak YSKB, akan tetap memberikan pendampingan selama tiga
bulan.

“Hal dimaksudkan untuk mencegah para PSK ini kembali lagi ke dunia hitam. Selama kurun waktu tiga bulan ke depan, selain tetap melakukan pendampingan, YSKB juga akan memberi
biaya hidup agar kebutuhan para mantan PSK ini, bisa tetap survive,”
katanya.

Para PSK ini mendapat santunan biaya hidup Rp 3 juta per kepala. Dan uang ini, nantinya digunakan sebagai modal wirausaha di kampung mereka masing-masing.

Berdasarkan penelitian, lanjut dia, untuk merubah kebiasaan seseorang, hanya dibutuhkan waktu 21 hari saja. “Jadi saya rasa waktu tiga bulan, lebih dari cukup bagi mereka (PSK).

Terlebih lagi, sudah ada niatan dari mereka untuk tidak kembali lagi ke dunia hitam,” tuturnya.

Lianggono juga membeberkan, kalau selama pelatihan, para PSK ini diajarkan ilmu tata boga, tata rias dan tata niaga. “Kebanyakan wanita harapan (sebutan PSK) ini banyak yang
beraviliasi di dunia tata boga,” katanya.

Diharapkan ke-29 PSK ini akan memberi inspirasi kepada rekan-rekannya sesama PSK agar mau bertobat dan menjalani hidup baru yang lebih sehat.

“Kami berharap, ke depan, jumlah PSK yang ingin bertobat, akan bertambah. Kepada mereka yang belum mau beralih profesi, akan tetap kami beri pelatihan dan bekal, yang mungkin
akan mereka butuhkan ketika sudah ada keinginan untuk bertaubat,” sahut Juely selaku Media Relation Gereja Mawar Sharon yang merupakan afiliasi dari YSKB.

Dalam acara wisuda pengentasan sejumlah PSK di Bangunsari ini, juga dihadiri sekitar seribu PSK dari lokalisasi Dolly, Jarak, Sememi, Bangusari, Kermil dan beberapa lokalisasi lainnya
yang ada di Surabaya.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Iklan

Posted on 8 Desember 2012, in Gaya Hidup, Peristiwa and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: