Tersesat di Pulau Simpu 3 Hari, Pasangan ini Makan Daun dan Minum Air Hujan

Pasangan suami istri asal Bandung mampu bertahan di alam bebas kawasan cagar alam Pulau Sempu dengan memakan dedaunan. Keduanya adalah Reginaldi Pangabean, 52 tahun dan Meliana Martha Lamensia, 46
tahun warga Jalan Tekanegasi Nomor 4, Pangkebar, Bandung. Dua wisatawan terpisah dari rombongan sejak sejak Rabu, 26 Desember 2012.

“Minum air hujan,” kata Reginaldi, Sabtu 29 Desember 2012 menjawab bagaimana mekanisme bertahan hidupnya. Ia dan Istri tak membawa bekal sedikit pun ketika memasuki kawasan cagar alam di Desa Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Sebab ide awal perjalanan bersama rombongan adalah hanya melintas, menyusuri selama sehari melintasi telaga lele hingga segara anakan.

Ternyata, keduanya tertinggal dari rombongan yang terdiri dari sembilan orang. Saat itu, kata Reginaldi, mereka memilih beristirahat sebentar karena tak tahan dengan medan yang berat. Ia tak menyangka jika tertinggal jauh dan tersesat. Mereka mencoba melintasi jalur, namun mereka tak menemukan anggota rombongan lain.

Reginaldi mengalami luka memar dan tergores. Luka disekujur tubuhnya akibat terjatuh saat mencari jalan keluar. “Syukur kami selamat, terimakasih,” katanya sambil menahan tangis. Pasangan suami istri asal Bandung,Jawa Barat ini telah dievakuasi ke Posko Kepolisian Air. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan dimintai keterangan polisi.

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 29 Desember 2012, in Peristiwa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: