Mengaku bisa ambil emas di alam gaib, dukun gasak puluhan juta

Mengaku sebagai orang sakti yang sanggup mengambil emas dari alam ghoib, ternyata mengantarkan Julistiyono, meringkuk di balik jeruji besi. Warga Kedung Doro, Surabaya Jawa Timur ini, ditangkap anggota Unit Tipiter Polrestabes Surabaya, Jumat (4/1), usai menipu Ramudji, warga Grogol Kediri.

Menurut Kanit Tipiter Polrestabes Surabaya, AKP Akyar, tersangka Julistiyono ini memang dikenal sebagai pembual. Sebab, meski tidak memiliki kemampuan apapun, di kampungnya dia dikenal sebagai paranormal atau ahli pengobatan alternatif alias dukun.

“Bahkan, dengan mengaku-aku sebagai seorang Gus (panggilan anak seorang kiai), dia berhasil menipu korban-korbannya hingga puluhan juta rupiah,” kata Akyar di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (4/1).

Tapi, setelah ditangkap polisi, belangnya terbongkar. Julistiyono bukan paranormal atau orang yang bisa mengobati orang sakit. Dia hanya seorang pembual yang akan menghuni tahanan Polrestabes Surabaya, sebelum berkasnya diserahkan ke kejaksaan.

Seperti yang diceritakan Akyar, di ujung cerita perjalanan aksi tipu-tipu yang dilakukan Julistiyono, dia berkenalan dengan salah satu pasiennya (korban) bernama Ramudji. Kepada pria asal Kediri ini, sang Gus palsu mengaku sanggup menarik emas dari alam ghoib.

Ramudji tertarik dengan emas yang ditawarkan sang dukun. Tentu emas itu tidak bisa dimiliki secara cuma-cuma, tapi dengan satu syarat Ramudji harus memberi mahar Rp 30 juta. Setelah mahar yang diajukan Julistiyono disepakati Ramudji, sang Gus palsu inipun bertandang ke rumah Ramudji di Desa Grogol, Kediri. Dalam sebuah kamar gelap, Justiyono berpura-pura membawa mantera pengambil emas dari alam gaib yang ada di rumah Ramudji.

“Padahal tersangka ini mengeluarkan emas-emas palsu yang dibelinya dari pasar kemudian ditaruhnya di atas kain mori yang sudah diberi kembang tujuh rupa,” beber Akhyar lagi. Setelah emas itu diperlihatkan, lanjut Akyar, Ramudji pun senang bukan kepalang. Rp 30 juta mendapat ganti, sejumlah perhiasan dari alam ghoib. Di antaranya gelang emas, dua kalung, satu cincin, dan satu liontin berukuran besar.
Namun, beberapa hari kemudian, kegembiraan yang menaungi wajah Ramudji berubah menjadi amarah. Ternyata emas yang didapat dari alam ghoib itu palsu. Dia lampiaskan kejengkelan dengan melapor ke polisi, hingga akhirnya Justiyono berhasil ditangkap di rumahnya.

Dari pengakuan Justiyono, emas imitasi tersebut dia beli dari seorang pedagang emas sepuhan di kawasan Manukan, Surabaya.

“Saya terpaksa menipu karena butuh uang untuk pengobatan istri saya. Sakitnya sudah sangat kronis,” kata dia kepada penyidik, tanpa bisa menyebut sakit apa yang diderita isterinya. Ironisnya, tersangka adalah ahli pengobatan alternatif yang biasa mengobati orang-orang (korban yang bisa dia tipu) yang butuh pertolongannya. Namun, seperti yang diakuinya kalau istrinya sedang sakit dan butuh pertolongan.

“Dia (tersangka) kan mengakunya ahli pengobatan alternatif, biasa ngobatin orang. Istrinya sendiri sakit kok nggak bisa diobatin?,” pungkas Akyar sambil geleng-geleng kepala tanda ragu dengan pengakuan tersangka.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Posted on 5 Januari 2013, in Peristiwa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: