Siapkan Diri, Untuk Gejala Saat Berhenti Merokok

Jakarta – Anda berencana untuk berhenti merokok? Sebaiknya sebelum memulai program itu, kenali dulu beberapa gejala yang mungkin timbul selama Anda melepaskan rokok.

Hal ini penting agar bisa mempersiapkan mental dan tidak terlalu kaget dengan perubahan mental maupun fisik yang terjadi sehingga tidak membuat Anda menyerah dan kembali merokok.

Mengutip time of india, gejala terdiri dari:

Psikologis

1. Depresi

Merasa rendah diri, sedih bahkan putus asa. Jadi sebaiknya tetap bergaul dengan teman dan lingkungan, tapi ingat sebaiknya bergaul dengan lingkungan yang akan mendukung Anda untuk berhenti merokok.

2 .Marah

Pergolakan emosi bisa membuat marah. Cobalah menenangkan diri dengan menghitung satu sampai 10, setelah selesai, berpikir dengan tenang dan meyakinkan diri bahwa keputusan berhenti merokok adalah terbaik buat Anda.

3. Bosan

Ketika bosan, lelah dan tertekan, mungkin pelariannya adalah rokok. Sekarang ketika Anda sudah mulai bosan, beralihlah ke aktivitas lain yang lebih berguna seperti menyalurkan hobi atau terlibat dalam kegiatan sosial.

4. Kesepian

Mungkin ini akan membuat Anda kesepian, tidak sabar dan mudah tersinggung. Jika teman Anda sibuk, sebaiknya lakukan hal yang menjadi kesukaan atau hobi atau justru mencoba hal baru yang belum pernah sebelumnya seperti memasak.

Fisik

Nikotin menghalangi aliran oksigen dan nutrisi ke berbagai bagian tubuh. Sekarang ketika Anda mulai berhenti, tubuh akan bereaksi untuk mengeluarkan seluruh racun-racunnya. Dalam proses ini mungkin Anda akan mengalami ketidaknyamanan dalam fisik,

1. Ketidaknyamanan pada sistem percernaan

Mungkin Anda akan merasa kram, mual,perut kembung dan sembelit. Saatnya Anda mengubah pola makan dan berolahraga meski hanya sebentar. Lakukan dengan perlahan-lahan.

2. Masalah pada hidung dan tenggorokan

Hidung dan tenggorokan akan mencoba menghapus lendir akibat rokok yang telah menumpuk mungkin bertahun-tahun.

Mungkin akan mengalami batuk, tenggorokan dan mulut kering. Banyaklah mengkonsumsi cairan untuk mempercepat proses ini.

3. Nafsu makan meningkat

Cara terbaik adalah banyak mengkonsumsi cairan dan makan makanan ringan rendah kalori.

4. Sakit kepala

Kurangnya nikotin dapat menyebabkan sakit kepala, tapi jangan menyerah. Jalan keluarnya lakukan pemijatan ringan pada kepala, mandi air hangat, banyak minum dan ambil nafas dalam-dalam.

5. Kurang tidur

Insomnia kerap menyerang setelah berhenti merokok. Solusinya, sebelum tidur, mandi air hangat, latihan pernafasan dan yang penting, jangan minum kopi.

6. Gelisah atau susah berkonsentrasi

Ketika merokok, ini memang akan menenangkan saraf, dan ketika Anda mulai tidak merokok, ini membuat mudah gelisah dan sulit konsentrasi. Solusinya, dengarkan musik yang bisa menggantikan rokok untuk menenangkan diri dan beristirahatlah dari kegiatan sehari-hari.

7. Masalah kulit

Pada awal-awal, berhenti merokok membuat kulit lebih sensitif seperti pecah-pecah dan menjadi jerawat atau luka kulit lainnya. Ini karena tubuh sedang mengeluarkan racun yang mengendap dalam tubuh.

Yang terpenting adalah jangan pernah menyerah, tanamkan dalam pikiran Anda bahwa tubuh akan lebih baik ketika tugas mereka mengeluarkan racun-racun dari rokok sudah selesai.

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 6 Februari 2013, in Gaya Hidup. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: