Jadi ‘Kelinci’ Percobaan, Seorang Dokter Bebas dari Maut

Seorang peneliti kanker mengatakan bahwa lingkungan kerjanya telah menyelamatkan hidupnya. Saat bergabung dengan tim uji coba obat dan vaksin untuk kanker, Dr Hayley Farmer tidak menyangka jika dirinya akan menjadi uji coba hasil penelitian dari timnya.

Saat ia melakukan tugasnya di Cancer Research UK, Dr Farmer tidak mengetahui jika dirinya menderita kanker serviks, sebelum ia menjalani tes pap smear di bulan April, 2007. Wanita 39 tahun itu memilih kemoterapi dan fisioterapi yang diikuti Cisaplatin, untuk menyembuhkan penyakitnya.

Dr Farmer asal Bristol itu menuturkan, berkat obat perintis (Cisaplatin) ia dapat sembuh dari penyakitnya tahun lalu. “Ini sangat nyata, ketika saya pertama kali didiagnosis terkena kanker. Dan saya bekerja setiap hari untuk menemukan penawarnya,” jelasnya, seperti yang dilansir Daily Mail.

Meski menderita penyakit yang mematikan, Dr Farmer merasa bangga atas drinya dan penderita kanker. Menurutnya, tanpa uji klinis dan kehadiran mereka (penderita kanker), dirinya tidak akan bertahan hingga saat ini. “Jika bukan untuk mereka yang melakukan uji klinis, saya tidak akan di sini,” sambungnya.

Cisaplatin adalah obat penawar kanker yang berhasil ia rintis bersama timnya. Untuk penderita kanker Cisaplatin diberikan melalui infus. Untuk penemuan tersebut Dr Farmer berhasil mengumpulkan uang lebih dari £14.000 untuk Cancer Research. Ia juga mendaki gunung Kilimanjaro untuk bantuan amal tersebut.

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 13 Februari 2013, in Dunia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: