Waduh..! Pria Ini Mencuri Sepatu Heigh Heels Langsung Dari Kaki Wanita Demi Kepuasan Seksual

Seorang pria begitu memuja sepatu heigh heels. Ia sampai berani mencuri sepatu seorang wanita langsung dari kakinya ketika pulang ke rumahnya.

Jess Collinson (24), tersangka kasus pelanggaran seksual, berusaha melakukan pencurian sepatu itu pada hari ulang tahun sang wanita di malam hari pada 5 Oktober tahun lalu.

Pengacara terdakwa, Taryn Turner mengatakan di York Crown Court, kalau kliennya itu suka dengan stilleto bertumit tinggi. Terutama yang ukurannya lebih dari 5 inci. Kliennya itu mendapatkan kepuasaan seksual dengan memegang sepatu.Collinson dipenjara selama 16 bulan akibat ulahnya itu.

“Anda berisiko tinggi untuk masyarakat, khususnya bagi perempuan single, dan Anda memiliki ketertarikan dengan sepatu bertumit tinggi dengan tumit stiletto,” kata hakim Stephen Ashurst seperti dikutip Dailymail, Rabu (6/3/2013).

Jaksa Penuntut Umum Alan Mitcheson menjelaskan kronologis kejadian itu. Saat itu korban sedang perjalanan pulang di larut malam.

“Dia sedang duduk di bangku luar dengan seorang teman ketika mereka makan takeaway dan melihat seorang lelaki berkeliaran di dekatnya,” katanya.

“Dia mulai berjalan pulang ke rumah sendirian dan melihat lelaki yang sama jalan dekat di belakangnya. Ia mencoba mengajak wanita itu berbicara dan wanita itu sangat prihatin,” tambahnya.

“Dia sudah hampir sampai ke rumahnya saat terdakwa mendekatinya dan berusaha melepas sepatunya”. “Dia menendang dengan tenaga dan terdakwa dibuat terjatuh,” katanya lagi.

Mitcheson menjelaskan, korban sangat rentan akibat pelanggaran yang berlangsung tengah malam itu karena korban berjalan sendirian.

Collinson, dari Scarborough, North Yorkshire, yang bersikeras berada di rumah dengan rekannya pada malam kejadian itu kemudian mengaku bersalah atas tuduhan usaha pencurian.

Taryn Turner, pembela, mengacu pada laporan kejiwaan terdakwa menjelaskan kalau terdakwa memang sangat memuja sepatu berhak tinggi. Terdakwa tak bermaksud membahayakan korban.

“Bagi korban pasti menjadi pengalaman yang sangat menakutkan. Itu bukan bermaksud membahayakan dirinya dan ia tidak berniat membuat korban merasa terancam,” jelas Turner.

Menurut laporan kejiwaan yang ditulis pada tahun 2010, Collinson ‘memiliki kurangnya empati, pemahaman dan motivasi’ dan dengan demikian terapi tidak bisa ditawarkan oleh pengadilan.

“Anda melihat wanita dan mengikutinya ketika mendengar suara sepatu tumit tinggi. Tak ada keraguan kalau dia (korban) takut,” kata Hakim Stephen Ashrust.

“Sejak itu, (korban) menderita kurang percaya diri dan merasa sangat marah. Dia khawatir bahwa ia mungkin akan diserang lagi”.

Collinson diberi hukuman 16 minggu dan perintah penahanan untuk mencegah kontak dengan korbannya.

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 6 Maret 2013, in Dunia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: