FOTO: Aneh, Aksesori Terbuat dari Tulang Rusuk Manusia

Jess Eaton, desainer aksesori Inggris, baru-baru ini mengeluarkan koleksi yang sangat unik. Ia mengandalkan material yang tak biasa untuk menciptakan beragam aksesori. Seperti, bulu kucing, bulu burung camar, bahkan tulang rusuk manusia.

Untuk mendapatkan material tersebut Eaton tidak menggunakan bulu dari hewan hidup, tapi dari hewan yang sudah mati secara alami. Sementara untuk tulang rusuk manusia, berasal dari beberapa fakultas kedokteran. Contohnya, foto kalung tulang berikut.

Aksesori karya Jess Eaton

Eaton mengklaim kalau tak ada binatang yang disiksa demi membuat aksesori ini. Ia justru ingin memanfaatkan apa yang ditinggalkan hewan setelah mati dengan mengolahnya menjadi aksesori unik.

Aksesori karya Jess Eaton

“Aku tidak pernah dan tak akan pernah membunuh binatang demi desain kami. Hal yang aku lakukan adalah memberi kehidupan yang tak ada habisnya setelah mati,” kata desainer yang memang dikenal dengan desain gilanya.

Aksesori karya Jess Eaton

Koleksi Eaton mulai mencuri perhatian saat dikenakan Kate Moss saat berpose di majalah LOVE. Untuk koleksinya 2013 ini, seperti dilansir dari Daily Mail, ia membaginya dalam empat tema, Dark, Urban Culture, 1950’s Dior dan Bridal.

Dalam koleksi bridal, ia menggunakan bulu-bulu unggas berwarna putih yang dijadikan headpiece. Keseluruhan koleksi desainer yang berbasis di Brighton ini, dipamerkan di White Gallery London bulan Mei mendatang.

Aksesori karya Jess Eaton

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 11 Maret 2013, in Photo. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: