Wah, Alat Tes Ini Bisa Prediksi Apakah Anda Masih Hidup 10 Tahun Lagi?

Jakarta : Apakah Anda ingin mengetahui kemungkinan hidup Anda dalam 10 tahun ke depan. Ini bukan tentang ramalan tapi prediksi ilmiah menurut tes indeks kematian yang dikembangkan di San Fransisco.

Bukan hanya masyarakat biasa yang mengikuti tes ini tapi peneliti mengemukakan kalau sebagian besar tes juga digunakan oleh dokter untuk membantu apakah pemeriksaan kesehatan atau prosedur medis yang layak berpengaruh pada risiko seseorang hidup 10 tahun lagi.

“Indeks yang disebut Mortality Indeks test ini tidak dimaksudkan sebagai pedoman tentang bagaimana mengubah gaya hidup Anda,” kata Dr Marisa Cruz dari University of California, San Francisco.

Sebaliknya, dokter dapat menggunakan hasil ini untuk membantu pasien memahami pro dan kontra dari hal-hal seperti perawatan diabetes ketat, skrining
kanker usus besar dan tes untuk kanker serviks.

Pada indeks ini, Anda hanya tinggal menjumlahkan poin dan total poin lebih sedikit berarti peluang hidup juga sedikit. Berikut ini sebagian tes untuk prediksi apakah Anda masih bisa hidup 10 tahun lagi, seperti dilansir News, Selasa (12/3/2013):

1. Pria secara otomatis mendapatkan 2 poin. Selain itu, pria dan wanita usia 60-64 mendapatkan 1 poin, usia 70-74 mendapatkan 3 poin, dan 85 tahun atau lebih mendapatkan 7 poin.

2. Dua poin masing-masing jika Anda didiagnosis kanker saat ini atau sebelumnya, termasuk kanker kulit ringan, penyakit paru-paru atau membatasi aktivitas yang membutuhkan oksigen, gagal jantung, merokok, sehingga kesulitan mengelola uang karena masalah kesehatan atau memori.

3. Tambah satu poin setiap Anda mengalami diabetes atau gula darah tinggi.

Poin terburuk adalah 26. Dengan
poin demikian, 95% Anda berpeluang meninggal dalam waktu 10 tahun.

Ini tidak mengherankan jika seseorang mengalami sakit tua akan memiliki kesempatan yang jauh lebih tinggi meninggal dibandingkan orang yang lebih muda dan lebih kuat, dan diketahui juga kalau perempuan pada umumnya hidup lebih lama daripada pria.

Para peneliti menciptakan indeks ini dengan menganalisis data pada hampir 20.000 orang Amerika dari lebih 50 orang yang mengambil bagian dalam survei kesehatan nasional pada tahun 1998. Peneliti melacak peserta selama 10 tahun dan hampir 6.000 peserta meninggal ketika itu.

Dr Stephan Fihn, profesor kedokteran dari University of Washington mengatakan kalau tes indeks ini valid dan mungkin akan paling akurat untuk pasien tertua.

Penemuan ini dipublikasikan di Journal of American Medical Association.

Baca Artikel Menarik Lainnya:
Iklan

Posted on 12 Maret 2013, in Dunia. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: