Dijahili, Satu Tim Basket Minum Air Kencing dari Dispenser

Tim bola basket perempuan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Missouri dijahili saingannya. Tanpa sepengetahuan mereka, air minum yang ada di dispenser sudah dicampur air kencing. Tim Missouri pun kaget bukan kepalang. Gara-gara insiden menjijikkan itu, pihak sekolah melakukan pemeriksaan kesehatan bagi murid-muridnya.

Insiden minum urine ini sebenarnya ulah segelintir orang, yakni empat pemain tim basket Cassville High School. Keempatnya mengaku buang air kecil di gelas dan membuang salah satu isi gelas itu ke dalam dispenser milik Monett High School yang menjadi tim basket tamu pada 4 Februari. Parahnya, empat remaja itu baru mengaku satu bulan usai kejadian tersebut.

Monett Times, pejabat sekolah di Cassville juga mengetahui insiden menjijikkan itu sebulan kemudian pada Selasa 19 Maret 2013 dan
melaporkan ke rekan-rekannya di Monett High School.

“Kami diberitahu kejadian itu Rabu pagi dan Rabu sore kami memanggil siswa kami yang merupakan tim basket yang terlibat agar mereka tahu apa yang terjadi,” kata Kepala Sekolah Monett Brad Hanson seperti dikutip Dailynews, Kamis (28/3/2013).

Dengan mengetahui hal itu, otomatis air yang ada di dispenser bukanlah minuman Gatorade, sejenis minuman bervitamin dan mineral.

Tentu saja, fakta itu membuat para orangtua marah dan takut dengan risiko kesehatan yang ditimbulkan kepada anak-anaknya. Direktur Atletik Daryl Bradley meminta orangtua untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi balas dendam.

“Kami meminta Anda sebagai orangtua membantu kami bekerja dengan murid-murid dan temannya untuk mengatasi situasi ini dengan profesional dan menahan diri,” ujar
Bradley.

“Kami memahami kita semua di Monett marah dan frustasi dengan kejadian ini dan waktunya panjang sebelum insiden ini terungkap,” tambahnya.

Keempat siswa di Cassville yang namanya tak disebutkan itu kini menghadapi hukuman. Dan karena takut menyebarkan penyakit, gadis yang urinenya dibuang ke dispenser diuji untuk mengetahui apakah mengidap penyakit menular dan petugas pengelola Monett menghubungi spesialis penyakit menular dari Cox South Hospital.

Baca Artikel Menarik Lainnya:

Posted on 28 Maret 2013, in Peristiwa. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: