Kakek Tua jelek Ini Cabuli Anak Tirinya

kakek-cabulMakin bertambah ramai saja tentang adanya kakek cabul atau dukun cabul, mereka seolah tumbuh bagaikan jamur di kala musik semi. Belakangan ini telah terjadi perbuatan cabul yang dilakukan seorang kakek bau tanah  Taher (83), warga Blok D Desa Talang Jaya Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kakek yang berasakan dirinya masih perkasa ini berlaku nekat menggagahi anak tirinya beberapa kali, Awalnya hanya penasaran, namun setelah merasakan jadi ketagian, Ah dasar si kakek tak tahu diri. semakin tua bukannya semakin berbaiki ahlak, eh malah berbaiki otak cabulnya, Tuh lihat ke depan… lubang kuburmu sudah dekat hahahaha…

Ah ternyata si tua bangka ini juga memiliki gelar seorang dukun. hmmm, dukun kampung cabul, nah karena  si kakek ini tak jua hentikan rasa ketagihannya, ia pun secara terus-menerus melakukan kebejatannya, dan akhirnya sampailah titik berakhirnya, si tua karatan ini di pergoki oleh istrinya saat nyabul terhadap anak tirinya yang bernama sebut saja Bunga melati (15).

Tersangka langsung digelandang ke Mapolres OKI guna mempertanggungjawabkan cabulnya.

Menurut pengakuan tersangka, Kamis (21/11/2013) perbuatan amoral itu dilakukannya lantaran mendapat bisikan gaib saat dirinya tidur. Ironisnya lagi, ia juga menyatakan kalau Bunga mengidap penyakit bawaan sejak lahir. Jika ingin sembuh harus rela digagahi.

“Saya ini sudah tua dan tahu dosa. Jadi saya tidak pernah melakukan asusila kepada anak tiri saya yang saya anggap sebagai anak kandung saya,” kata H Taher.

Memang, ketika itu menurut Taher, anak tirinya mau untuk diobati asalkan sembuh. “Cara terakhir saya mengobatinya dengan cara menetek itu. Saya bertanya dulu dan saya jelaskan lebih awal, setelah saya jelaskan anak saya mau dengan cara apapun asalkan penyakit pada dirinya sembuh,” ujar Taher.

Hal yang bejat itu dilakukan berawal penyakit yang dideritanya Bunga, sebab itu Taher melakukan pengobatan dengan cara menetek padanya. “Saya akui kalau saya berlaku tak senonoh, karena pengobatan. Tapi, saya tidak melakukan hubungan suami istri, karena itu anak saya,” dalih Taher pada wartawan.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Erwin Rachmat SIk melalui Kasat Reskrim AKP H Surachman SH didampingi Kasubag Humas AKP A Halim dan Kanit PPA Ipda Rohima menegaskan, pelaku akan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak yang ancaman pidananya diatas 10 tahun.

“Hasil visum korban di puskesmas disana juga menyatakan kemaluan korban robek oleh benda tumpul, sehingga selang beberapa jam dari laporan ibu korban, pelaku akhirnya kita ringkus,” tegas Surachman.

Surachman mengatakan, pihaknya akan terus mencari informasi apakah ada korban-korban lain yang dijadikan tumbal nafsu bejat pelaku.

Posted on 21 November 2013, in Kriminal and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: